Ciri-Ciri Ayam Peru Berkualitas Super 

Ciri-Ciri Ayam Peru Berkualitas Super 

Ciri-Ciri Ayam Peru Berkualitas Super Ciri-Ciri Ayam Peru Berkualitas Super

Ciri-Ciri Ayam Peru Berkualitas – Ayam peru atau yang biasa dikenal dengan ayam peru merupakan salah satu jenis ayam jago (cockerel) yang banyak digunakan dalam kompetisi. Seperti namanya, ayam Peru berasal dari Peru.

Ciri Ayam Peru Berkualitas – Keunggulan dari ayam Peruvian ini adalah ia selalu menggunakan tajine-nya selama pertandingan, yang membuatnya sulit untuk dikalahkan. Karena kelebihan tersebut, ayam Peru ini banyak diburu. Berbeda dengan ayam jago lokal Indonesia, ayam Peru memiliki postur agak melengkung atau bengkok dan juga berukuran lebih besar.

Bobot maksimal ayam Peruvian ini bisa mencapai 3,5 kg saat dewasa. Ayam khas Peru memiliki telinga berwarna putih, tidak seperti ayam jantan sabung ayam lainnya. Berikut ciri-ciri Ayam Peruvian yang berkualitas tinggi.

Ciri-Ciri Ayam Peru Berkualitas

Postur badan
Ayam Peruvian memiliki jurus yang relatif tinggi dibandingkan dengan ayam Asia Tenggara. Ukuran ini hampir sama dengan ayam Shamo asal Jepang.

Bobot ayam sendiri juga mempengaruhi besar kecilnya ukuran tubuh. Ayam Peru dewasa bisa mencapai berat maksimal 3,5 kg. Ini membuatnya terlihat lebih besar dari ayam jantan lainnya.

Tulang kepala dan leher tidak menonjol
Kualitas ayam Peru terlihat dari tulang yang menghubungkan kepala hingga leher. Semakin kurang terlihat koneksinya, semakin baik kualitasnya. Karena itu, saat memilih dan membeli kejang Peru, perhatian khusus harus diberikan pada sambungan tulang antara kepala dan leher, tidak ada tonjolan.

Bentuk Tubuh
Berbeda dengan ayam jantan pada umumnya yang memiliki tubuh kokoh dan kekar, ayam Peru justru memiliki bentuk tubuh yang melengkung atau bengkok.

Jadi tidak terlihat bagus saat Anda melihatnya. Bentuk tubuh yang melengkung atau berlekuk ini dipengaruhi oleh bentuk tulang punggung yang tidak lurus. Untuk membuat tubuh tampak melengkung.

Telinga

Ayam Peru memiliki warna telinga yang khas dibandingkan dengan ayam jantan lain yang berwarna putih. Untuk kontras dengan warna kulit merah lainnya.

Jika umumnya ayam jago merah atau mengikuti warna kulit ayam. Ciri fisik ini mudah dikenali. Saat membeli ayam Peru asli, pastikan ia memiliki telinga yang berwarna putih.

Sayap Rapat dan Panjang
Ayam Peru yang berkualitas baik memiliki sayap yang panjang dan rapat. Semakin kuat dan panjang sayapnya, semakin bagus kualitas ayam Peruvian ini. Selain sayap yang rapat, ciri-ciri lain termasuk tulang belakang leher yang rapat dan sambungan bahu dan leher yang rapat.

Jari Kaki yang Panjang
Ciri khas lain dari ayam Peruvian yang berkualitas adalah jari-jarinya yang panjang. Semakin panjang jarinya, semakin bagus kualitas ayam Peruvian ini. Ini karena taji kaki sangat penting dalam kompetisi.

Semakin panjang dan kuat kakinya, semakin besar peluang ayam Peru ini memenangkan kompetisi ini.

Stamina yang Kuat

Sebagai ayam yang sering digunakan dalam kompetisi, ayam Peruvian ini memiliki stamina dan daya tahan yang tinggi dibandingkan dengan ayam jantan lainnya. Kekuatan dan daya tahan ayam Peruvian ini juga tergantung bagaimana pemiliknya merawatnya. Semakin baik perawatannya, semakin baik daya tahan dan daya tahannya.

Gerakan Lincah
Ayam Peru memiliki gerakan yang cepat dan lincah yang bisa dikatakan agresif. Gerakan ini berbeda dengan ayam lainnya. Sayangnya, pembedaan dari sudut pandang gerakan ini agak sulit. Penampilan ayam Peru ini umumnya mirip dengan ayam jago. Bahkan mungkin sama dengan warna bulunya yang sama dengan warna bulu ayam jago Indonesia pada umumnya.

Hidup Bebas
Meski merupakan ras dengan sikap yang baik dan ketahanan yang kuat, ayam Peru ini mudah stres saat ditempatkan di dalam kandang. Oleh karena itu, demi subsistensi, selalu izinkan ayam Peru ini hidup bebas di daerah terlarang. Hal ini memungkinkan ayam untuk bergerak dan berjalan dengan bebas.

Ayam Betina

Ayam Peru tidak hanya jantan, tapi juga betina. Namun, betina Peru tidak dimanfaatkan untuk kompetisi, melainkan hanya untuk pelestarian ras Peru. Ini berarti ayam betina Peru membutuhkan ayam jantan. Dan dia akan gelisah saat bertelur. Memiliki ayam jantan Peru memiliki banyak keuntungan dalam hal kompetisi. Selain perawakannya yang tinggi, ayam Peruvian memiliki daya tahan dan daya tahan yang tinggi dibandingkan dengan ayam ras lain. Hal ini membuat harga beli dan jual ayam Peru sangat tinggi. Untuk menjaga kesehatan dan imunitas seorang Peru, Anda bisa mengikuti tips merawat burung Peru di bawah ini.

Cara Merawat Ayam Peru

Ciri Ayam Peru Berkualitas – Mahalnya harga benih Peru tidak menjamin kesehatannya. Layaknya ayam pada umumnya, masyarakat Peru kerap terkena penyakit. Harga perivuan yang tinggi, sebaiknya dibudidayakan dan dirawat dalam jumlah sedikit untuk mengurangi kerugian selama musim penyakit ayam. Selain itu, usahakan untuk menjaga ayam Anda di tempat yang bersih.

Mengumbarnya
Pada dasarnya setiap ayam tidak suka dikurung. Namun karena perkembangan masyarakat, dapat mengganggu ketika ayam kita berjalan-jalan ke rumah tetangga.

Oleh karena itu, pasanglah jaring di sekeliling rumah yang digunakan untuk meludah ayam. Sehingga ayam betina bisa dilepasliarkan di tempat yang kering dan tidak sampai ke rumah tetangga. Selain itu, Anda bisa memantau kesehatan dan keberadaan ayam Anda.

Memandikan Ayam

Cara merawat ayam Peruvian yang lain adalah dengan memandikannya secara rutin. Meski ayam tidak harus mandi seperti manusia. Namun, memandikan ayam ini dapat mengurangi jumlah kuman yang menempel pada bulu dan kulitnya. Ingatlah untuk mandi seminggu sekali saat cuaca cerah. Hindari cuaca mendung karena ayam akan masuk angin dan kekebalan tubuhnya akan turun. Telepon jam 8-10 pagi untuk memandikannya. Mandikan ayam Peru dengan air dingin biasa dengan mengelapnya.

Kemudian jemur di bawah sinar matahari pagi. Dikeringkan di bawah sinar matahari, beri makan ayam agar tidak sakit. Setelah bulu ayam benar-benar kering, letakkan ayam di tempat teduh untuk ayam istirahat.

Banyak peternak ayam jago mulai memburu ayam-ayam tersebut. Sayangnya, untuk mendapatkan bibit Anda masih harus mengimpornya, dan harganya mahal. Beberapa peternak memelihara ayam Peru dan betika lokal. Meskipun tidak persis sama dengan Ayam Peru asli, ayam ini memiliki sikap yang mirip. Selain itu, warna bulunya sama dengan ayam Peru asli.