5 Mitos Kejawen Bangkok Dan Mengawinkan Bangkok

5 Mitos Kejawen Bangkok Dan Mengawinkan Bangkok

5 Mitos Kejawen Bangkok Dan Mengawinkan Bangkok5 Mitos Kejawen Bangkok Dan Mengawinkan Bangkok

5 Mitos Kejawen Bangkok – Seperti yang kita ketahui bersama, dalam dunia sabung ayam apalagi ayam bangkok, banyak mitos yang terkait dengannya. Dari positif menjadi negatif. Tentu kita bisa percaya atau tidak.

Terserah kita untuk bereaksi. Dalam dunia sabung ayam, mitos sangat lekat dengan dunia ini, sehingga banyak orang yang mempercayainya, sehingga peternak ayam bangkok pasti memilikinya berdasarkan mitos tersebut. Baik warna, kaki, dan bulu harus selaras dengan mitos yang dipercaya para pecinta ayam ini. Oke, sekarang langsung saja kita bahas mitos-mitos di dunia keluhan legendaris ini satu per satu

1. HARI PASARAN
5 Mitos Kejawen Bangkok – Bagi yang hobby Bangkok, hari pasar sabung ayam sangat penting untuk keberhasilan pengelolaan ayam jago. Sehingga botoh tidak serta merta membeli atau memilih ayam. Misalnya, upah hari Kamis adalah pasar yang dihitung untuk mendapatkan hari dan hitungan yang tepat. Biasanya para penghobi ayam sekalipun membeli ayam dari peternak, namun saat membawanya pulang tetap akan menggunakan hari yang tepat sesuai dengan pasar ayam bangkok.

2. WARNA BULU AYAM BANGKOK ADUAN

Warna bulunya terkadang sangat menentukan, karena diyakini bahwa ayam dengan bulu yang istimewa akan mampu membawa kebahagiaan tersendiri bagi pemilik ayam tersebut. Selain itu, ada beberapa macam warna bulu adu ayam bangkok yang sangat disakralkan oleh sebagian besar penghobi adu ayam bangkok. Misalnya warna keemasan, warna yang melambangkan keawetan pada ayam, dan biasanya anda bisa melihat ciri-ciri dan teknik ayam dari warna ini. Perintah Wido mencerminkan keberanian dan keberanian yang tak tertandingi. Begitu juga dengan warna wongso jepat yang dicari botoh. Melihat nitos warna ini, mereka siap menghabiskan banyak uang hanya untuk melawan ayam Bangkok.

3. JENIS KAKI
Mitos Kejawen Ayam Bangkok – Jenis kaki ini juga tidak luput dari pengamatan, sehingga botoh akan selalu memperhatikan baik dari warna atau jenis sisik serta kecilnya ukuran kaki ayam. Biasanya kaki ayam yang tampak kering dan tidak terlalu besar menjadi pilihan untuk botoh. Ini berarti kaki ayam yang kurus, kering dan kecil mengalami pukulan yang sangat menyakitkan. Untuk ayam yang merasa pukulan ayamnya runtuh di babak awal pertandingan.

4. BISA MEMBAWA HOKI
Mungkin hanya sedikit yang tahu tentang penangkaran ayam aduan Bangkok, yang dapat membawa hoki ke dalam kehidupan seorang pemilik ayam aduan Bangkok. Misalnya, memiliki ayam dengan warna emas bulu nasional diyakini mampu menarik santapan dari mana saja. Jadi pada akhirnya dia merasa kaya. Itu karena saran ayam emas. Karena itu, penghobi ayam bangkok bisa melupakan dirinya sendiri dan melupakan segala hal yang ada di peternakan ayam Bangkok.

5. TAMENG ILMU HITAM
Memiliki ayam aduan Bangkok juga dikenal dengan apa yang disebut ilmu hitam. Konon memiliki kabel kuning dari Bangkok dan wido bisa menjadi tameng dari kiriman orang jahat seperti teluh, santet dan jin lainnya. Sehingga mereka yang memiliki jenis ayam tertentu akan terhindar dari ajaran jahat

Tips Mengawinkan Ayam Bangkok

Ayam bangkok merupakan jenis ayam adu dengan kualitas terbaik. Nyatanya, ayam jago lokal bisa dipukul dengan daya tahan. Maka dari itu, Anda pasti ingin memiliki indukan ayam bangkok yang bisa menang berkali-kali. Namun, terkadang kita kesulitan mengawinkan ayam bangkok.

Ada cara tersendiri yang bisa dilakukan agar ayam bangkok betina memiliki hasrat untuk kawin dengan bangkok jantan. sebelum proses perkawinan bisa dimulai, sepasang induk kawanan bangkok harus dipersiapkan. Setiap jantan dari Bangkok dapat dikawinkan dengan 3-5 betina dari Bangkok sekaligus. Idealnya, perbedaan usia antara laki-laki dan perempuan adalah 1 tahun.

Misal ayam jantan berumur 3 tahun maka umur ayam betina 2 tahun. Nantinya, pasangan ini akan memberikan keturunan terbaik. Berikut beberapa trik yang bisa Anda coba untuk merangsang ayam bangkok agar segera kawin dan bertelur dengan cepat.

– Siapkan kandang umbaran dengan ukuran yang cukup besar. Bawa ayam bangkok ke kandang. Ingatlah bahwa setiap kandang hanya bisa diisi dengan satu ekor ayam jantan. Sedangkan jumlah ayam betina yang bisa menempati kandang berkisar 1-5.

Pada awalnya, ayam-ayam ini saling mengenal secara alami. Setelah mereka merasa sehat dan waktunya tepat, mereka akan menikah.

Mengawinkan Ayam Bangkok

-Terkadang ada ayam bangkok betina yang kualitasnya sangat bagus dan keturunan juara, tapi ayam ini enggan kawin. Padahal, Anda sangat yakin bahwa umur ayam ini sudah lebih dari cukup. Karena itu, satu-satunya solusi yang bisa diambil adalah memaksanya menikah. Triknya adalah dengan menjaga agar wajah ayam tetap masuk. Kemudian letakkan ayam betina di depan ayam jantan yang sudah siap untuk dinikahi. Menumpang ayam jantan mungkin membutuhkan beberapa upaya.

– Trik ketiga ini bisa dilakukan jika ayam bangkok jantan merasa malas menikah. Keadaan ini biasanya disebabkan oleh kondisi tubuh ayam yang tidak bugar. Jadi solusinya adalah Anda bisa mengobatinya.

– Hal berikutnya yang perlu diperhatikan saat mengawinkan ayam bangkok adalah memastikan baik jantan maupun betina siap kawin. Ayam Bangkok yang sudah menikah dapat dinilai dari usia dan perilaku yang ditunjukkan ayam tersebut saat bertemu dengan lawan jenis.

– Tips agar berhasil mengawinkan ayam bangkok adalah memilih dan menyiapkan indukan yang berkualitas dari bangkok. Setiap ayam jantan bisa dikembangbiakkan hingga 3-4 ekor ayam betina. Induk kualitas tinggi dari Bangkok tentunya dalam kondisi fisik yang prima, juga berasal dari kuda betina berkualitas tinggi dan cukup umur untuk menikah. Ayam bangkok jantan juga perlu memiliki riwayat perkelahian yang baik karena anakan yang akan dihasilkan dari perkawinan akan dijadikan sebagai ayam aduan.

– Ada syarat tertentu, kadang ayam tidak mau kawin, padahal sudah dipaksa. Kondisi ini bisa terjadi karena beberapa sebab yang membuat ayam secara alami enggan kawin. Kondisi dan kesehatan ayam merupakan salah satu faktor yang menyebabkan ayam menolak kawin. Untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu dilakukan pengujian yang membuat ayam menolak kawin.

Baca juga : Ciri-Ciri Ayam Peru Berkualitas Super